Konsentrasi PM 2.5 Jakarta Lampaui Ambang Batas WHO, Jadi Udara Terburuk di Dunia Lagi

Rabu, 07 Juli 2021 10:18
(0 pemilihan)

bensinkita.com Untuk kesekian kalinya, Jakarta kembali masuk dalam daftar sebagai kota besar dengan kondisi udara paling buruk di dunia. Berdasar pantauan IQAir.com pada 7 Juli 2021 pukul 05.20 WIB, indeks kualitas udara Jakarta tercatat mencapai 165 dalam katagori tidak sehat dengan konsentrasi polusi PM 2.5 tercatat mencapai 82,4 µg/m³.

Konsentrasi partikulat PM 2.5 di Jakarta tersebut tercatat  8 kali lipat di atas rekomendasi ambang batas yang ditetapkan WHO. Artinya, warga Jakarta wajib menggunakan masker pelindung jika berada di luar ruangan guna mencegah timbulnya gangguan kesehatan akibat terpapar polutan.

Menurut IQAir.com, kondisi udara Jakarta secara real time pada 7 Juli 2021 pukul 05.20 WIB berada dalam urutan pertama yang terburuk di dunia. Sementara kota besar yang tercatat dengan kondisi udara terburuk kedua di dunia adalah  Kota Johannesburg (Afrika Selatan) dengan indeks kualitas udara Jakarta tercatat mencapai 151 dalam katagori tidak sehat.

 

Dua hari sebelumnya, Jakarta juga masuk dalam daftar sebagai kota besar dengan kondisi udara paling buruk di dunia. Berdasar pantauan IQAir.com pada Senin 5 Juli 2021 pukul 06.20 WIB, indeks kualitas udara Jakarta tercatat mencapai 168 dalam katagori tidak sehat dengan konsentrasi polusi PM 2.5 tercatat mencapai 88 µg/m³.

Menurut IQAir.com, kondisi udara Jakarta secara real time pada 5 Juli 2021 pukul 06.20 WIB berada dalam urutan pertama yang terburuk di dunia. Sementara kota besar yang tercatat dengan kondisi udara terburuk kedua di dunia adalah Kota Zagreb (Kroasia), kemudian disusul Kota Johannesburg (Afrika Selatan) di urutan ketiga, dan Kota Dhaka (Banglades) di urutan keempat.

Terkait memburuknya kualitas udara Jakarta ini, Pertamina terus mengajak warga Jakarta untuk beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan. Saat ini Pertamina memberikan potongan harga sebesar Rp 300 per liter bagi para pembeli BBM Pertamax RON-92, Pertamax RON-98, Dexlite CN-51 maupun Pertamina Dex CN-53. Potongan harga tersebut berlaku hingga 31 Juli 2021 bagi pengguna aplikasi MyPertamina.

Baca 689 kali Terakhir diubah pada Rabu, 07 Juli 2021 10:21
Bagikan: