75 Siswa dan 5 Guru SMPN 10 Magelang Keracunan MBG, Distribusi Dihentikan

Sabtu, 24 Januari 2026 23:58
(0 pemilihan)

MAGELANG, KOMPAS.com – Sebanyak lima guru dan karyawan serta 75 siswa SMP Negeri 10 Kota Magelang, Jawa Tengah, mengalami keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Gejala keracunan muncul setelah MBG disantap pada Rabu (21/1/2026) siang. Para siswa dan guru mengalami muntah dan diare sejak Kamis pagi hingga siang hari.

“Reaksinya 15 jam,” kata Kepala SMP N 10 Kota Magelang, Sri Mulyani, kepada Kompas.com, Jumat (23/1/2026). Sri menjelaskan, menu MBG yang diterima sekolah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rejowinangun Utara berupa semangka, tempe crispy, telur puyuh saus mentega, dan cah sayur.

Setelah kejadian, pihak sekolah meminta petugas puskesmas datang untuk memberikan penanganan medis kepada korban keracunan. Puluhan Pelajar di Semarang Diduga Keracunan MBG, SPPG Disebut Tak Jalankan Prosedur Artikel Kompas.id “(Hari ini) beberapa sudah masuk sekolah,” ujar Sri.

Petugas Dinas Kesehatan Kota Magelang juga telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

SPPG Tunggu Uji Lab

SMP N 10 Magelang diketahui telah menerima program MBG sejak 10 Desember 2025 dengan total 680 penerima manfaat, terdiri dari siswa, guru, dan karyawan. Namun, sejak Jumat (23/1/2026), distribusi MBG ke sekolah tersebut dihentikan sementara. Kepala SPPG Rejowinangun Utara, Tri Adi Prakoso, enggan berkomentar banyak terkait insiden tersebut.

“Kami menunggu hasil (uji) lab,” ujarnya singkat. Baca juga: 11 Siswa SD di Lampung Utara Keracunan Makan Bergizi Gratis, Kepsek Ngamuk Diberi Menu Busuk Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, Istikomah, belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis.

Disdikbud Ingatkan Keamanan dan Higienitas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Nurwiyono Slamet Nugroho, menegaskan insiden keracunan ini harus menjadi perhatian serius, terutama terkait pemilihan jenis makanan serta durasi waktu pengolahan hingga distribusi.

“Kami sangat berharap MBG berjalan sukses, lancar. Tapi, kaitannya dengan jaminan kesehatan dan keamanannya secara higienis harus tetap terjaga,” katanya.

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/01/23/113229978/75-siswa-dan-5-guru-smpn-10-magelang-keracunan-mbg-distribusi-dihentikan.

Baca 284 kali
Bagikan: