Survei SMRC: Simulasi Pilpres Empat Nama, Ganjar Tertinggi dan Puan Terendah

Minggu, 23 Oktober 2022 19:57
(0 pemilihan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut jika pemilihan presiden (pilpres) digelar saat ini, dengan simulasi empat nama tertutup, Ganjar Pranowo berada di posisi teratas.

Sementara Puan Maharani di urutan buncit dengan elektabilitas 5,6 persen. Ganjar memperoleh suara 30,1 persen, disusul Prabowo 26,4 persen, Anies 25,1 persen, dan responden yang tidak menjawab atau tidak tahu sebanyak 12,8 persen.

“Kalau empat nama ini yang maju, maka kemungkinan akan berlangsung dua putaran, karena aturan mainnya harus 50 persen plus untuk bisa satu putaran,” kata peneliti SMRC, Deni Irvani, saat merilis hasil survei, Minggu (23/10/2022), dikutip dari kanal Youtube SMRC TV.

Sementara dengan simulasi empat nama tertutup yaitu Ganjar, Prabowo, Anies, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, gubernur Jawa Tengah itu tetap menduduki posisi puncak dengan 31,1 persen.

Kemudian Prabowo dengan 26,5 persen, Anies 25,4 persenn, dan Airlangga sebesar 2,6 persen. Sedangkan dengan simulasi empat nama, yakni Prabowo, Anies, Puan, dan Airlangga, Prabowo disebut akan meraih 36,2 persen.

Di tempat kedua, Anies dengan 29,7 persen, Puan 9,3 persen, dan Airlangga 5,4 persen, dan responden yang tidak menjawab sebanyak 19,5 persen. Adapun dengan simulasi tiga nama tertutup (Prabowo, Anies, dan Puan), tingkat keterpilihan Puan diprediksi sekitar 10,4 persen.

Sementara Prabowo unggul dengan 39,3 persen, dan Anies 31,2 persen, dan 19,1 persen responden belum memutuskan. Jika diasumsikan responden yang belum memutuskan itu akhirnya memilih Puan, tingkat keterpilihan putri Megawati Soekarnoputri itu masih di angka 29,5 persen, alias masih keok dari Prabowo dan Anies.

Masih dengan simulasi tiga nama tersebut, Prabowo dan Anies diprediksi bakal melenggang mulus ke putaran kedua, jika Ganjar tak ikut kontestasi.

Hasil survei itu juga menyebut kemungkinan besar Puan tidak akan mendapatkan limpahan suara yang signifikan dari pemilih Ganjar apabila ia yang dipilih PDI-P maju sebagai capres pada Pilpres 2024.

"Tidak otomatis ada limpahan suara dari Ganjar ke Puan ketika Ganjar tidak maju, itu yang kita lihat," ujar Deni, dikutip dari Kompas.com.

Berdasarkan hasil survei itu, Ganjar masih memiliki elektabilitas paling kuat dari berbagai simulasi yang dilakukan, disusul Prabowo dan Anies yang bersaing ketat.

Walaupun demikian, elektabilitas Puan dalam 1,5 tahun mulai merangkak naik meskipun landai. Berdasarkan Survei SMRC pada Mei 2021, elektabilitas Puan hanya 0,3 persen. Namun, per survei SMRC pada Agustus 2022, elektabilitas Puan mencapai 1 persen, dan naik jadi 2,1 persen per Oktober 2022. 

SMRC mengatakan survei ini dilakukan pada 3-9 Oktober 2022 dengan populasi seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara acak (stratified multistage random sampling) 1.220 responden. Response rate sebesar 1.027 atau 84 persen, dengan margin of error survei diperkirakan ± 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

 

Sumber: https://www.kompas.tv/article/340847/survei-smrc-simulasi-pilpres-empat-nama-ganjar-tertinggi-dan-puan-terendah?page=all

 

Baca 361 kali Terakhir diubah pada Minggu, 23 Oktober 2022 20:00
Bagikan: