Menu MBG SD Pulau Maya Kayong Utara Dikeluhkan, Ada Nasi dan Sayuran Berulat

Senin, 04 Mei 2026 09:46
(0 pemilihan)

detikKalimantan Kayong Utara - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 13 Desa Kamboja Tengah, Kecamatan Pulau Maya Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, menuai sorotan. Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan kualitas makanan setelah ditemukan ulat dalam sajian yang dibagikan kepada anak-anak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu MBG tersebut dikemas dalam ompreng berisi nasi putih, tahu, serta oseng kacang panjang dan wortel. Makanan dipasok dari dapur yang dikelola Yayasan Surya Gizi Lestari.

Temuan ulat disebut berada di bagian nasi dan sayuran. Salah seorang guru di sekolah tersebut membenarkan adanya keluhan dari siswa dan orang tua terkait kondisi makanan yang dibagikan.

"Mohon maaf, makanan MBG ini ada ulat di dalam nasi dan oseng sayur kacang panjang dan wortel," ujar guru tersebut dalam keterangan yang diterima detikKalimantan, Minggu (3/5/2026).

Kejadian itu memicu reaksi dari para orang tua murid. Mereka menilai persoalan kualitas makanan tidak boleh dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kesehatan anak-anak sekolah.

"Ini konsumsi anak-anak. Tidak bisa dianggap remeh. Harus ada tanggung jawab jelas dari pengelola," kata salah seorang wali murid.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kayong Utara, Adi Afrianto, mengaku belum menerima laporan resmi terkait temuan tersebut. Namun, ia menyebut akan melakukan pengecekan lebih lanjut. "Belum tahu, baru dapat informasi ini. Saya coba cek dulu," ujarnya.

Adi menjelaskan, dapur yang dikelola yayasan tersebut setiap hari mendistribusikan sekitar 2.307 porsi makanan. Distribusi MBG di Kecamatan Pulau Maya Karimata tetap berjalan hingga Sabtu karena wilayah tersebut masih memiliki angka stunting di atas 20 persen.

"Karena di sana angka stunting masih tinggi, maka distribusi makanan masih diperbolehkan sampai hari Sabtu," jelasnya. Sementara itu, Kepala SPPG MBG SDN 13 Pulau Maya, Awaludin mengakui adanya temuan ulat pada sebagian makanan yang dibagikan. Meski demikian, ia menyebut tidak semua porsi mengalami kondisi serupa.

"Benar ada ulat, tapi tidak semua omprengan. Itu berasal dari kacang panjang," katanya. Sebanyak 89 porsi makanan didistribusikan ke sekolah tersebut untuk siswa dan guru.

Pihak pengelola menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap proses pengolahan dan distribusi makanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

(sun/des)

 

Sumber: https://www.detik.com/kalimantan/berita/d-8472373/menu-mbg-sd-pulau-maya-kayong-utara-dikeluhkan-ada-nasi-dan-sayuran-berulat

 

Baca 10 kali
Bagikan: