MBG yang Bikin 75 Siswa Semarang Keracunan Berasal dari SPPG Besertifikat SLHS

Sabtu, 10 Januari 2026 23:00
(0 pemilihan)

Esposin, SEMARANG – Menu makan bergizi gratis atau MBG yang menyebabkan 75 siswa SMK Negeri 11 Semarang mengalami gejala keracunan pada Kamis (8/1/2026) berasal dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyumanik Pundakpayung IV di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Dari hasil penelusuran, SPPG itu sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Jateng, Hanung Triyono, mengaku telah memonitor secara langsung kasus keracunan di SMAN 11 Semarang.

Ia mengatakan kondisi seluruh siswa yang mengalami keracunan sudah membaik per Jumat (9/1/2026) malam. “Sudah monitoring dan sudah selesai. Hanya tinggal satu siswa yang masih dirawat, tetapi karena penyakit lain, jadi perlu perawatan,” kata Hanung saat ditemui wartawan seusai Perayaan Natal di Gedung Gradhika Semarang, Jumat malam.

Adapun menu MBG di SMKN 11 Semarang terdiri dari nasi dengan lauk oseng labu atau jipan, perkedel tahu, ayam suwir dan buah semangka. Namun, ada salah penyajian sehingga menyebabkan lauk yang dimakan basi. “Ayamnya itu penyebab keracunan. SOP [standard operating procedure] kurang teliti,” bebernya.

Hanung pun tak menampik SPPG Banyumanik Pundakpayung IV telah mengantongi SLHS. Kendati demikian, ia menjelaskan kecelakaan tetap bisa terjadi meski telah dijamin sertifikat.

“Sudah, sudah kantongi [SLHS]. Tapi kan tetap saja bisa [teledor]. Di konstruksi misalnya, SOP sudah jelas, kadang juga terjadi kecelakaan kerja kan,” terang pria yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jateng itu.

Kendati demikian, Hanung mengaku tak bisa menjatuhkan sanksi kepada SPPG Banyumanik Pundakpayung IV. Sebab, kewenangan ini sepenuhnya berada di Badan Gizi Nasional (BGN). “Sanksi belum tahu pastinya. BGN itu nanti yang selesaikan,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 75 siswa SMK Negeri 11 Semarang, Jawa Tengah (Jateng), mengalami keracunan seusai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (8/1/2026). Bahkan, ada dua siswa yang harus dirawat di rumah sakit.

Dari catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, di SMKN 11 Semarang ada sekitar 1.400 siswa penerima MBG setiap harinya. 

 

Sumber: https://regional.espos.id/mbg-yang-bikin-75-siswa-semarang-keracunan-berasal-dari-sppg-besertifikat-slhs-2179535

 

Baca 251 kali Terakhir diubah pada Sabtu, 10 Januari 2026 23:01
Bagikan: