sindonews.com KABUL - Kepala keamanan pendiri al-Qaeda; Osama bin Laden , terlihat pulang ke Afghanistan . Orang-orang yang mengangguminya terlihat berebut bersalaman dan mencium tangannya. Amin ul-Haq, kepala keamanan Osama bin Laden terlihat pulang ke kampung halamannya di Provinsi Nangarhar, Afghanistan. Dia muncul hanya beberapa jam setelah pasukan Amerika Serikat (AS) dan sekutu NATO-nya hengkang dari negara itu. Orang dekat Osama bin Laden itu dikenal sebagai pemasok senjata utama al-Qaeda. Sekadar diketahui, di bawah perjanjian damai AS-Taliban 2020, kelompok Taliban berjanji bahwa mereka tidak akan membiarkan anggotanya, individu lain, atau kelompok, termasuk al-Qaeda, menggunakan tanah Afghanistan untuk mengancam keamanan Amerika Serikat dan sekutunya. Osama bin Laden sendiri telah terbunuh dalam operasi Navy SEAL AS di Pakistan pada 2 Mei 2011 atau satu dekade setelah serangan 11 September 2001 di AS. Sebuah video yang dibagikan jurnalisHassan I. Hassan di Twitterpada hari Senin menunjukkan sebuah SUV yang membawa Amin ul-Haq melintasi pos pemeriksaan di tengah kerumunan kecil para pengagum. Former Osama bin Laden security aide & AQ arms supplier/facilitator Amin-ul-Haq returns to his hometown after 2 decades on the run, 2 weeks after the Taliban takeover.Don’t be surprised if al-Qaeda appoints an Afghan as its next leader after Zawahiri.pic.twitter.com/cYUcwBVIl6— Hassan I. Hassan (@hxhassan) August 30, 2021 Pada satu titik, mobil berhenti dan Amin ul-Haq membuka jendela. Orang-orang yang mengangguminya bergiliran bersalaman dan mencium tangannya. SUV itu kemudian terlihat diikuti oleh konvoi kendaraan yang membawa gerilyawan bersenjata, dengan beberapa mengibarkan bendera Taliban. "Mantan ajudan keamanan Osama bin Laden dan pemasok/fasilitator senjata al-Qaeda Amin-ul-Haq kembali ke kampung halamannya setelah dua dekade dalam pelarian, dua minggu setelah pengambilalihan Taliban," tulis Hassan di Twitter. "Jangan heran jika al-Qaeda menunjuk seorang Afghanistan sebagai pemimpin berikutnya setelah Zawahiri," lanjut dia, merujuk pada pemimpin al-Qaeda saat ini, Ayman Zawahiri. Baik Pentagon maupun Departemen Luar Negeri belum mengomentari kemunculan orang dekat Osama bin Laden tersebut. Kelompok Taliban sendiri belum mengonfirmasi kehadiran Amin ul-Haq di Afghanistan. (min)