KATA LOGIKA - Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) duga kebijakan belanja Alutsista Menhan Prabowo hanya cari komisi. Padahal nilainya hingga triliunan rupiah. JK duga Menhan Prabowo hanya cari komisi dalam belanja Alutsista. Disampaikan saat wawancara eksklusif bersama Rhenald Kasali (17/12). Dugaan JK ada bisnis cari komisi di balik belanja Alutsista Menhan Prabowo begitu kuat, "Maklum kalau dibuat sendiri (Alutsista), komisi berkurang. Jadi harus impor," tegas JK. Bagi JK siasat Menhan Prabowo cari komisi dalam belanja Alutsista begitu jelas, "Apalagi jumlahnya triliunan dalam bentuk utang luar negeri," ungkapnya. JK kritik Menhan Prabowo sering katakan: "Pembahasan militer tak bisa secara terbuka. Ini rahasia". Itu omong kosong. Menurut JK justru karena rahasia, "Mereka mark up sampai 300 persen harga belanja Alutsista sehingga masyarakat tidak tahu," tuding JK. JK ajak masyarakat realistis soal belanja Alutsista Menhan Prabowo. "Memang kita mau perang sama siapa dalam 25 tahun ke depan. Malaysia? Singapura? Australia? atau China?," kritik JK. Seharusnya Menhan Prabowo utamakan Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) buatan dalam negeri. "Jangan selalu import. Cuma cari komisi saja," tegas dia. Dulu, cerita JK, "Saya perintahkan anak buah untuk buat Alutsista sendiri. Dan semua bisa dilakukan dalam enam bulan. Meriam, tank, atau roket, bisa kita buat sendiri," tegas dia. "Saya yakin engineering kita mampu buat Alutsista," kata JK. Tinggal kita beri mereka kepercayaan, "Dan jangan usaha cari komisi dari belanja import Alutsista," terang JK.*** Sumber: https://www.katalogika.com/logika/14411230905/jk-duga-menhan-prabowo-cari-komisi-belanja-alutsista