KBRN, Doha: Bukan perkara gampang untuk bisa menembus sebagai pengisi acara dalam kegiatan FIFA. Tidak terkecuali buat penyelenggaraan sekelas Piala Dunia. Hal sama dirasakan Budi Wahono, seorang pemain saksofon asal Indonesia. Ia berhasil menembus ketatnya seleksi dari FIFA, sebagai salah satu pengisi acara hiburan buat suporter. Di Piala Dunia 2022 Qatar, FIFA memang memberi ruang pentas kesenian berbagai negara. Mereka diberi tempat di titik-titik dekat stadion untuk menampilkan hiburan. Keberadaan mereka diharapkan bisa mengenalkan ragam budaya dari berbagai dunia. Tidak terbatas bagi negara yang bermain di Piala Dunia 2022. “Prosesnya sampai terpilih tidak sulit, karena tinggal mengisi formulir dalam aplikasi yang dipublikasikan FIFA. Kami diminta menyebutkan jenis hiburan apa yang ditawarkan, dan tentu informasi pribadi lainnya sebagai pelengkap,” kata Budi Wahono yang sudah lebih dari 20 tahun tinggal di Qatar. “Setelah menunggu beberapa bulan, kami dapat jawaban dari FIFA yang menyatakan diterima. Saya melihat kami adalah satu-satunya penampil hiburan dari Indonesia, yang resmi di bawah pilihan FIFA untuk Piala Dunia Qatar,” Budi, menambahkan. Budi Wahono memakai nama "Duet Saksofon Indonesia” untuk mendaftar di FIFA. Ia memang berduet dengan putri bungsunya, Fadilah Qatarina. Duet Saksofon Indonesia ini menghibur suporter Piala Dunia di sekitar Stadion Khalifa dan Lusail. Saat tampil Budi Wahono kerap memakai beskap dan blangkon, sedangkan Fadilah memakai kebaya dipadu jilbab. Mereka mulai tampil tiga jam sebelum kick-off pertandingan. Kemudian 15 menit sebelum kick-off, seluruh penghibur di sekitar stadion akan berhenti. “Setelah tampil kami dapat jatah makan dari panitia. Ambilnya di tenda panitia sebelah sana,” ujar Budi, sambil menunjuk ke arah ring satu stadion. Bisa menjadi salah satu pengisi acara di Piala Dunia merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi bisa membawa nama Indonesia. “Senang bisa menghibur banyak orang dari berbagai negara. Ini adalah pengalaman yang tidak terlupakan,” ujar Fadilah, yang lahir di Qatar, sehingga diberi nama belakang Qatarina. Duet saksofon Indonesia ini mendapatkan kesempatan menghibur penonton hingga Jumat (2/12/2022). Persis pada hari terakhir babak penyisihan grup.* Sumber: https://rri.co.id/sepak-bola/101565/duet-saksofon-indonesia-hibur-penonton-piala-dunia