POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Plh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Basilius Haumein menyebut total sebanyak 14 orang anak yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan yang disediakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengakui bahwa, laporan masuk perdana siswa yang diduga keracunan melalui layanan call center 112 sebanyak 3 orang. Berdasarkan pantauan di RSUD Kefamenanu jumlahnya berkembang menjadi 12 orang pada siang hari. "Data pertama 12 orang itu dengan rincian 9 orang dari SDK Peboko, 2 orang dari SDN Gua Aplasi, dan 1 orang dari SDK Kefamenanu 1," ujarnya Jumat (28/11/2025). Setelah itu, terdapat tambahan 2 orang pasien. Seorang anak masuk ke RSUD Kefamenanu dengan gejala yang sama pada sore hari dan 1 orang lainnya dilarikan ke RSUD Kefamenanu juga pada malam hari. Sebanyak 14 pasien itu telah ditangani oleh tim medis dan sudah kembali kembali ke rumah mereka masing-masing. Sebanyak 14 orang tersebut yang diduga mengalami keracunan yakni; SDK Peboko sebanyak 11 orang anak, SDN Gua Aplasi sebanyak 2 orang anak dan SDK Kefamenanu 1 sebanyak 1 orang. Ia menyebut tidak ada siswa PAUD yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi MBG. Sebelumnya diberitakan, sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu usai diduga mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, Kamis, 27 November 2025. Pantauan POS-KUPANG.COM, tampak sejumlah siswa PAUD dan SD berada di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kefamenanu. Sejumlah anak telah dipulangkan usai menerima perawatan medis di UGD. Belasan orang anak diduga mengalami keracunan atau alergi usai mengonsumsi MBG. Tampak para kepala sekolah, guru-guru dan orang tua/wali murid tampak hadir di UGD. Terlihat wajah dan tubuh beberapa orang anak di UGD memerah. Beberapa petugas medis di RSUD tampak sibuk memberikan perawatan kepada anak-anak tersebut. Siswa dari 3 sekolah di Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mengalami gejala mual, muntah sakit kepala, dan lemas usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya menyebutkan bahwa, para siswa mengonsumsi menu; nasi kuning, daun ubi tumis, ikan goreng tepung, tahu goreng, dan buah semangka. (bbr) Sumber: https://kupang.tribunnews.com/regional-ntt/941846/data-terbaru-total-14-anak-di-kota-kefamenanu-diduga-keracunan-usai-konsumsi-mbg