BMKG: TD Ex-Siklon Tropis Senyar Sebabkan Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah hingga 30 November 2025

Sabtu, 29 November 2025 09:54
(0 pemilihan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mengeluarkan peringatan terbaru terkait keberadaan sistem Tropical Depression (TD) Ex-Siklon Tropis SENYAR.

Sistem ini merupakan sisa dari Siklon Tropis SENYAR yang sebelumnya terbentuk di Laut China Selatan dan kini terpantau masih memberikan dampak cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Hingga Sabtu, 29 November 2025 pukul 07.00 WIB, pusat TD Ex-Siklon Tropis SENYAR terpantau berada di perairan sebelah barat laut Tarempa, Kepulauan Riau, tepatnya pada koordinat 4.4°LU dan 104.5°BT.

Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot (setara 55 km/jam) dengan tekanan udara minimum sebesar 1006 hPa.

BMKG memperkirakan bahwa dalam 6-12 jam ke depan, sistem ini berpotensi kembali menguat dengan kecepatan angin hingga 35 knot (sekitar 65 km/jam), saat bergerak ke arah timur laut menuju Laut China Selatan. 

Dalam periode 24 jam, peluang sistem ini untuk berkembang kembali menjadi siklon tropis kategori 1 tergolong tinggi.

BMKG memetakan dampak langsung dan tidak langsung dari TD Ex-Siklon Tropis SENYAR terhadap cuaca ekstrem di wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan hingga 30 November 2025 pukul 07.00 WIB, berupa:

Hujan Sedang hingga Lebat:

  • Sumatera Barat
  • Jambi
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Kalimantan Barat

Angin Kencang:

  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau

Peringatan Gelombang Laut Tinggi

Adanya sistem ini juga meningkatkan potensi gelombang laut tinggi di sejumlah perairan:

Moderate Sea (1,25 – 2,5 meter):

  • Perairan Kepulauan Bintan – Lingga
  • Selat Karimata bagian utara
  • Laut Natuna
  • Perairan Selatan Kep. Anambas
  • Perairan Kep. Natuna – Anambas 

Rough Sea (2,5 – 4,0 meter):

  • Perairan utara Kepulauan Anambas
  • Potensi Interaksi Sistem Ganda

BMKG juga mengamati keberadaan Siklon Tropis Koto yang berada tidak jauh dari jalur TD Ex-Siklon Tropis SENYAR. Interaksi antara kedua sistem ini dapat memengaruhi perkembangan cuaca dan memperbesar risiko cuaca ekstrem, khususnya di wilayah barat dan utara Indonesia.

BMKG mengimbau masyarakat, terutama di wilayah yang teridentifikasi berisiko tinggi terhadap hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi, untuk:

  • Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, dan pohon tumbang.
  • Menghindari aktivitas pelayaran di perairan yang terdampak gelombang tinggi.
  • Selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat.

 

Baca 218 kali Terakhir diubah pada Sabtu, 29 November 2025 09:59
Bagikan: