Bertambah Menjadi 16 Orang, Korban Keracunan MBG di Kepahiang Termasuk Guru dan Penjaga Sekolah

Jumat, 05 Jun 2026 14:27
(0 pemilihan)

KEPAHIANG, BETVNEWS – Kasus dugaan keracunan massal usai menyantap paket menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 18 Kabupaten Kepahiang ternyata meluas.

Jika sebelumnya dilaporkan hanya ada 7 orang murid yang dilarikan ke puskesmas, data terbaru yang berhasil dihimpun tim BETVNEWS mencatat total korban kini melonjak menjadi 16 orang.

Melihat skala kasus yang meningkat, Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda langsung turun ke lapangan untuk memantau langsung kondisi para korban yang tengah dirawat intensif di Puskesmas Kelobak.

Kapolres membeberkan bahwa 16 korban yang mengalami keracunan makanan tersebut tidak hanya menyasar anak-anak, melainkan juga orang dewasa di lingkungan sekolah. Korban terdiri dari 14 orang siswa, 1 orang guru, dan 1 orang penjaga sekolah.

"Total korban ada 16 orang. 4 orang siswa laki-laki, 10 orang siswa perempuan, 1 orang guru dan 1 orang penjaga sekolah." terang Kapolres, Kamis (4/6/2026).

AKBP Yuriko Fernanda menjelaskan, para korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mendadak mengalami gejala klinis seperti gatal-gatal di sekujur tubuh, pusing kepala hebat, hingga muntah-muntah.

Gejala tersebut muncul sesaat setelah mereka mengonsumsi paket menu MBG yang dipasok oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Perumnas Kroya, Desa Taba Tebelet.

"Semua sudah menjalani perawatan, penanganan medis, diinfus. Gejalanya gatal-gatal, pusing dan muntah," ujarnya.

Guna mengusut tuntas dan mengungkap penyebab pasti di balik petaka keracunan massal ini, pihak Kepolisian Resor (Polres) Kepahiang bergerak cepat mengamankan sampel makanan.

Polisi telah mengambil spesimen sisa menu MBG dari dapur SPPG Perumnas Kroya untuk dikirim dan diuji laboratorium oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Menunya dari informasi yang kita terima, terdiri dari olahan tahu dan telur, perkedel dan buah-buahan. Spesimen menu MBG sudah dikirim ke BPOM," tegasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan setempat masih terus melakukan investigasi mendalam di lapangan, sementara operasional penyedia makanan tersebut diawasi ketat selama proses penyelidikan berlangsung.

 

Sumber: https://betv.disway.id/daerah/read/73679/bertambah-menjadi-16-orang-korban-keracunan-mbg-di-kepahiang-termasuk-guru-dan-penjaga-sekolah

 

Baca 28 kali Terakhir diubah pada Jumat, 05 Jun 2026 14:28
Bagikan: