Jakarta, CNN Indonesia -- Sudah sejak lama perancang busana asal Kabul Anjilla Seddeqi mendapat inspirasi untuk koleksi labelnya dari pakaian tradisional wanita Afghanistan. Dalam kesehariannya dia menciptakan desain-desain baru untuk koleksinya.

Tapi sekarang, ketika Taliban kembali berkuasa, dia dan wanita emigran Afghanistan lainnya memperjuangkan warisan pakaian yang kaya di tanah air mereka untuk memprotes aturan berpakaian baru untuk siswa perempuan, dan membantu wanita yang terkena dampak kembalinya gerakan tersebut.

"Saya merasa apa yang Taliban coba lakukan adalah untuk menghapus perempuan Afghanistan dari masyarakat pada umumnya, dan kemudian juga menghapus budaya kita. Dan bagian dari itu adalah pakaian kita," kata Seddeqi dikutip dari Reuters.

"Mereka perlu diingatkan sepanjang waktu ... Diam bukanlah pilihan," kata Seddeqi, yang kreasi pakaian malamnya yang berani dan berwarna-warni dipotong dalam brokat dan sutra.

Sejak berkuasa pada pertengahan Agustus, para pejabat Taliban telah berusaha untuk meyakinkan dunia bahwa mereka telah berubah sejak pemerintahan fundamentalis 1996-2001 yang keras, ketika perempuan harus menutupi diri mereka dari ujung kepala sampai ujung kaki.

Mereka mengatakan perempuan akan dapat belajar dan bekerja di luar rumah mereka, tetapi menteri pendidikan tinggi yang baru mengatakan awal bulan ini siswa perempuan harus mematuhi aturan berpakaian Islami termasuk jilbab agama cadar.

Tidak jelas apakah itu berarti jilbab atau penutup wajah wajib. Untuk menyuarakan hal ini, para wanita Afghanistan yang tinggal di luar negeri mulai mengunggah foto online dengan pakaian tradisional yang cerah. Rambut dan wajah mereka pun tak tertutup kain.

"Saya pikir ekspresi apa pun melalui mode akan sangat, sangat terbatas," katanya. "Wanita Afghanistan harus mematuhi aturan berpakaian standar. Itulah yang menjadi sinyal bagi saya (untuk bersuara)."

"Saya sangat senang melihat bahwa sesama wanita Afghanistan menunjukkan bahwa apa yang dipaksakan oleh Taliban bukanlah pakaian tradisional," kata Seddeqi tentang kampanye virtual di bawah tagar termasuk #DontTouchMyDress.

Bentuk perlawanan yang mereka lakukan adalah dengan mengajak wanita negara tersebut untuk merangkul warisan budaya mereka. "Pada awalnya, butuh banyak keberanian untuk mulai mengenakan pakaian lokal.

Sekarang, banyak gadis yang mengambilnya kembali," kata desainer Inggris-Afghanistan Marina Khan.

Dia mengatakan pakaian wanita tidak boleh diawasi oleh pria, tetapi menambahkan bahwa banyak wanita Afghanistan yang lebih suka mengenakan kerudung harus dihormati pilihan mereka. Gaun tradisional Afghanistan juga sederhana dan tidak terbuka, katanya.

Seperti Seddeqi, dia juga berharap untuk bekerja dengan lebih banyak perajin perempuan di Afghanistan karena mereka menghadapi peluang kebebasan yang semakin berkurang untuk bekerja di bawah pemerintahan baru Taliban.

(chs)

 

Diterbitkan di Berita

Baju Daerah Jawa Tengah

Senin, 17 Agustus 2020 10:57

Pakaian Adat Jawa Tengah, Seperti yang diketahui bahwa negara Indonesia adalah negara Kepulauan yang terdiri dari beberapa pulau. Pada masing-masing pulaunya pun memiliki ciri khas yang berbeda baik dari adat istiadat maupun budaya, tak terkecuali dengan pulau Jawa. 

Diterbitkan di Budaya

Baju Daerah Aceh

Senin, 17 Agustus 2020 10:57

Pakaian adat Aceh untuk pria Linta Baro sedangkan untuk wanita adalah Daro Baro. Baik pada pakaian pria dan wanita memiliki ciri khas disetiap bagiannya. Pada pakaian Linat baro yang dikenakan oleh pria biasanya akan dikenakan pada acara kepemerintahan.

Diterbitkan di Budaya

Baju Daerah Bangka Belitung

Senin, 17 Agustus 2020 10:57

Baju Seting dan Kain Cual adalah pakaian adat dari Bangka Belitung. Kain Cual memiliki kesamaan dengan kain songket yang merupakan khas dari Palembang. Walaupun memiliki kemiripan, tetapi ada perbedaan di antara keduanya. 

Diterbitkan di Budaya

Baju Daerah Yogyakarta

Senin, 17 Agustus 2020 10:48

Sebagai salah satu kebutuhan pokok manusia keberadaan pakaian dianggap sebagai alat atau sarana untuk melindungi tubuh dari sengatan sinar matahari serta unsur pelengkap pada berbagai upacara adat yang mengandang nilai tertentu.

Diterbitkan di Budaya

Baju Daerah Jawa Barat

Senin, 17 Agustus 2020 15:35

Pakaian Adat Jawa Barat sudah melekat pada budaya Sunda. Budaya Sunda adalah salah satu kebudayaan tertua di Indonesia. Banyak sekali ragam dan bentuk budaya jawa barat khususnya sunda yang sangat khas. Dan beberapa diantaranya adalah warisan leluhur yang tak ternilai harganya dan harus dipertahankan.

Diterbitkan di Budaya

Baju Daerah Jambi

Senin, 17 Agustus 2020 15:35

Melayu Jambi adalah baju adat yang berasal dari provinsi Jambi Karena mayoritas masyarakatnya adalah suku Melayu, sehingga kebudayaan Melayu pun begitu erat di sini. Salah satu warisan adat yang sampai saat ini masih dijaga oleh masyarakatnya adalah pakaian adat Jambi.

Diterbitkan di Budaya

Baju Daerah Gorontalo

Senin, 17 Agustus 2020 10:44

Pakaian adat Gorontalo mempunyai keunikan sama halnya dengan provinsi lain. Gorontalo merupakan salah satu provinsi yang ada di pulau sulawesi. Provinsi gorontalo sendiri berdiri bukan sejak kemerdekaan RI, namun pada era kepemerintahan Abdurahman Wahid atau lebih dikenal dengan Gusdur.

Diterbitkan di Budaya

Baju Daerah Bali

Senin, 17 Agustus 2020 10:54

Budaya Nusantara memang menawarkan keanekaragaman, yang menjadi daya tarik wisatawan mancanegara, salah satunya adalah pakaian adat yang dimiliki masing-masing daerah, memiliki bentuk, gaya, keindahan serta estetika tersendiri, seperti misalnya pakaian tradisional adat Bali

Diterbitkan di Budaya