Elshinta.com - Vaksinasi Gotong Royong mandiri di Apotek Kimia Farma Sukoharjo, Jawa Tengah batal dilaksanakan untuk masyarakat umum.

Sedianya, jadwal vaksin komersial ini mulai dilayani pada Senin (12/7). Sejumlah warga yang  antusias mulai berdatangan ke apotek yang ditunjuk kecewa dengan pembatalan tersebut.

Warga asal Kabupaten Klaten, Erna (40) mengaku kecewa batal melaksanakan vaksinasi mandiri di Kimia Farma Sukoharjo. Dia sudah mengantre sejak pagi di apotek yang menyediakan vaksin buatan dalam negeri tersebut.

Namun pihak apotek kemudian menyampaikan pembatalan pelaksanaan vaksinasi mandiri.

Dari informasi petugas Kimia Farma Sukoharjo, Erna mengatakan vaksinasi ditunda sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari pusat. Vaksinasi mandiri terpaksa dipilihnya karena belum mendapatkan jadwal vaksinasi gratis dari pemerintah. Sehingga berencana mendaftarkan diri dalam program vaksinasi mandiri.

"Ya nggak kecewa sekali, cuma kawatir belum mandapatkan vaksin Covid-19 sementara kasus Covid-19 ditempat saya cukup tinggi," kata dia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Selasa (13/7). 

Hal serupa juga disampaikan warga asal Boyolali, Faryanto, (30) datang dan antre untuk mendapatkan program vaksinasi mandiri. Jadwal vaksin umum belum jelas sementara kebutuhan bukti mengikuti vaksinasi mendesak untuk digunakan sebagai syarat perjalanan. Syarat ini harus dipenuhi saat dirinya harus berangkat bekerja di Luar Pulau Jawa. Sejauh ini, dia belum mendapatkan vaksin gratis dari pemerintah.

"Yang dapat vaksin baru kalangan lanjut usia, padahal yang muda muda juga butuh untuk urusan pekerjaan," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui Kimia Farma Sukoharjo ditunjuk melaksanakan vaksinasi mandiri lewat skema Vaksin Gotong Royong (VGR) Individu mulai Senin (12/7).

Selain Kimia Farma Sukoharjo ada tujuh klinik Kimia Farma lainnya yang juga akan melayani vaksinasi Covid-19 berbayar yaitu Kimia Farma Blok M, Pulo Gadung, Senen (Jakarta), Kimia Farma Supratman (Bandung), Kimia Farma Citarum (Semarang), Kimia Farma Sedati (Surabaya), dan Kimia Farma Batubulan (Bali).

Biaya vaksinasi mandiri ini sekitar Rp 800.000 untuk dua kali suntikan vaksin.

Diterbitkan di Berita